Lihat lebih dari yang paling laku
Kebanyakan pemilik toko merestok barang yang paling sering terjual. Kedengarannya masuk akal. Tapi coba lihat dua kaos ini selama satu bulan:
Kaos A terjual lebih dari dua kali lipat. Tapi Kaos B memberi untung hampir dua kali lipat.
Kalau uang restok Anda terbatas, uang itu lebih berguna di Kaos B. Kaos A tetap boleh ada di rak, karena pelanggan datang mencarinya. Tapi sisakan uang untuk barang lain juga.
Barang yang paling layak direstok adalah yang cepat laku DAN untungnya besar. Dua-duanya, bukan salah satu.
Uang tertahan di rak
Barang yang tidak laku bukan cuma “belum terjual”. Uang Anda ikut diam bersamanya. Contoh: di gudang ada 40 jaket yang sudah dua bulan tidak laku. Harga beli tiap jaket Rp120.000. 40 × Rp120.000 = Rp4.800.000 Itu uang Anda yang sedang tertahan di rak. Uang itu tidak bisa dipakai untuk restok kaos yang laris, bayar konveksi, atau gaji karyawan, sampai jaketnya terjual.Empat kotak barang Anda
Kalau setiap barang dinilai dari dua hal, seberapa cepat laku dan seberapa besar untungnya, semua barang Anda masuk ke salah satu dari empat kotak ini:Makin ke atas makin cepat laku. Makin ke kanan makin besar untungnya.
Star
Arti: Cepat terjual dan profitnya tinggi.Yang perlu dilakukan: Restok supaya stoknya tetap ada.
Crowd Puller
Arti: Cepat terjual, tapi profitnya kurang.Yang perlu dilakukan: Cek lagi harga jualnya.
Keep a Few
Arti: Jarang terjual, tapi profitnya tinggi.Yang perlu dilakukan: Simpan stoknya sedikit saja.
Dead Weight
Arti: Jarang terjual dan profitnya kurang.Yang perlu dilakukan: Obral, tahan dulu belanjanya.
Cepat laku itu secepat apa? Untung besar itu sebesar apa?
Cepat laku itu secepat apa? Untung besar itu sebesar apa?
Tidak ada angka pasti yang cocok untuk semua toko. Jadi barang Anda dibandingkan dengan barang Anda sendiri.
- Cepat laku artinya lebih cepat laku daripada separuh barang Anda yang lain.
- Untung besar artinya persentase untungnya lebih tinggi daripada separuh barang Anda yang lain.
Kenapa harga beli harus diisi?
Kenapa harga beli harus diisi?
Untung adalah harga jual dikurangi harga beli. Kalau harga beli sebuah barang belum diisi, untungnya tidak bisa dihitung, jadi barang itu tidak bisa dimasukkan ke kotak mana pun. Lihat Isi harga beli.
Yang bisa Anda lakukan minggu ini
1
Pastikan harga beli barang terlaris sudah diisi
Tanpa harga beli, untung tidak bisa dihitung. Mulai dari 10 barang terlaris saja.
2
Cari barang Star yang hampir habis
Barang ini yang paling dulu dibeli lagi.
3
Cek harga jual barang Crowd Puller
Naik sedikit saja sering tidak terasa oleh pelanggan, tapi untung per pcs jadi lebih besar.
4
Obral barang Dead Weight
Lalu tahan dulu belanjanya. Uangnya pindahkan ke barang Star.
Bagaimana Simplus bisa membantu
Anda tidak perlu menghitung semua ini sendiri di buku atau spreadsheet. Peta Produk di Simplus menyusun barang Anda ke empat kotak tadi dari penjualan dan harga beli yang sudah tercatat.Empat kotak siap dibaca
Jumlah barang di tiap kotak, untungnya, dan apa yang perlu dilakukan.
Uang tertahan di rak
Satu angka: berapa rupiah yang sedang diam di barang Dead Weight dan stok mati.
Daftar restok
Barang Star yang hampir habis, lengkap dengan saran jumlah pesan, dikelompokkan per vendor.
Kirim pesanan ke vendor
Cetak PO atau kirim pesanan lewat WhatsApp langsung dari aplikasi.
Langkah berikutnya
Cara pakai Peta Produk
Langkah demi langkah membuka dan membaca Peta Produk.
Isi harga beli
Supaya untung tiap barang bisa dihitung.
