Buka laporan biaya
1
Buka Telusuri
Dari beranda, klik Laporan. Di sidebar, klik Telusuri, lalu gulir ke grup Biaya.
2
Pilih laporan
Klik salah satu baris di grup Biaya. Di layar lebar, laporannya terbuka di kolom kanan.
3
Atur periode dan outlet
Pakai filter periode dan outlet di bagian atas. Pada contoh ini 30 Hari Terakhir dan Semua Outlet. Lihat Mengenal menu Laporan.
Pilih laporan sesuai pertanyaan
Tren Beban
Laporan Tren Beban menampilkan Beban usaha, semua biaya di luar harga barang yang Anda jual.
Layar Tren Beban untuk 30 Hari Terakhir.
- Beban usaha pada contoh ini Rp 134.000, dengan perubahan 15.02% vs 30 hari sebelumnya.
- Di bawahnya menampilkan 1,7% dari omzet Rp 7.835.250, lalu Total struk Rp 8.267.450.
- Grafik Pergerakan Beban menyusun tanggal 19-09, 25-09, 01-10, 07-10, 13-10, dan 19-10.
- Kartu Ringkasan menampilkan Per hari Rp 4.323, Transaksi 2, dan Kategori 2.
- Kartu Beban Belum Dibayar menampilkan Sudah dicatat, uangnya belum keluar.
Per Kategori
Laporan Beban per Kategori menampilkan Biaya mana yang paling menyedot uang, dan mana yang sedang membengkak.
Layar Beban per Kategori dengan dua kategori.
- Beban usaha pada contoh ini Rp 134.000, 2 kategori. Di bawahnya menampilkan 1,7% dari omzet Rp 7.835.250 dan Total struk Rp 8.267.450.
- Kategori Terbesar menampilkan Lainnya Rp 84 rb dan Listrik Rp 50 rb.
- Kartu Semua Kategori menampilkan Tekan satu baris untuk melihat transaksi di baliknya. Kotak cari menampilkan Cari kategori. Urutannya Nilai.
- Pada contoh ini baris Lainnya menampilkan 62,7% dari total beban dan 1 transaksi. Baris Listrik menampilkan 37,3% dari total beban dan 1 transaksi.
Per Outlet
Laporan Beban per Outlet menampilkan Outlet mana yang paling banyak keluar biaya dibanding omzet yang dihasilkan.
Layar Beban per Outlet untuk semua outlet.
- Beban usaha, semua outlet pada contoh ini Rp 134.000, 4 outlet. Di bawahnya menampilkan 1,7% dari omzet Rp 7.835.250 dan Total struk Rp 8.267.450.
- Kartu Semua Outlet menampilkan Rasio biaya = beban ÷ omzet outlet itu sendiri. Kotak cari menampilkan Cari outlet. Urutannya Nilai.
- Pada contoh ini Jakarta menampilkan omzet Rp 7.835.250 dan rasio 0,6%. Malang, Medan, dan Jakarta Sub 1 menampilkan omzet Rp 0 dan rasio —.
Rincian Beban
Laporan Rincian Beban menampilkan Semua transaksi beban di periode ini.
Layar Rincian Beban dengan satu transaksi Listrik.
- Total beban sesuai filter pada contoh ini Rp 50.000, 1 transaksi.
- Status Pembayaran menampilkan Semua, Belum bayar, Sebagian, Lunas, dan Lewat tempo. Pada contoh ini Semua yang terpilih.
- Kotak cari menampilkan Cari catatan, kategori, atau vendor. Urutannya Tanggal.
- Satu baris menampilkan Listrik, status Lunas, 28 Sep 2026 · Jakarta, Rp 50.000.
- Bagian bawah menampilkan 1-1 dari 1 dan Hal 1 / 1.
Bagaimana Simplus bisa membantu
Anda tidak perlu menjumlahkan pengeluaran satu per satu dari daftar transaksi:- Pada contoh ini Beban usaha di Tren Beban menampilkan Rp 134.000 untuk 30 Hari Terakhir, yaitu 1,7% dari omzet Rp 7.835.250.
- Kategori Terbesar memecah angka itu menjadi Lainnya Rp 84 rb dan Listrik Rp 50 rb.
- Beban per Outlet menampilkan rasio Jakarta 0,6% terhadap omzet outlet itu, Rp 7.835.250.
- Rincian Beban menampilkan transaksi Listrik Rp 50.000 dengan status Lunas.
Langkah berikutnya
Catat pengeluaran
Catat pengeluaran lain beserta kategori, vendor, dan dompet pembayarannya.
Laporan laba rugi
Lihat untung bersih setelah beban usaha.
