> ## Documentation Index
> Fetch the complete documentation index at: https://docs.simplus.id/llms.txt
> Use this file to discover all available pages before exploring further.

# Menentukan harga jual dari HPP

> Cara menghitung harga jual dari HPP, beda markup dan margin, serta biaya lain yang sering lupa dihitung.

Setelah tahu HPP, langkah berikutnya menentukan harga jual. Di sinilah paling banyak bisnis salah hitung, dan salahnya tidak terasa sampai akhir bulan.

## Markup dan margin: bedanya mahal

Keduanya sama-sama berarti "untung sekian persen". Bedanya cuma satu: **persen dari apa**.

* **Markup** dihitung dari **modal**. "Modal Rp20.000, saya naikkan 50%."
* **Margin** dihitung dari **harga jual**. "Dari Rp30.000 yang dibayar pelanggan, sekian persen jadi untung saya."

### Satu contoh, dua angka

Anda beli barang Rp20.000, lalu jual Rp30.000. Untung Anda Rp10.000.

| Pertanyaannya                                | Dibandingkan dengan    | Hasilnya         |
| -------------------------------------------- | ---------------------- | ---------------- |
| Untungnya berapa persen dari **modal**?      | Rp10.000 dari Rp20.000 | Markup **50%**   |
| Untungnya berapa persen dari **harga jual**? | Rp10.000 dari Rp30.000 | Margin **33,3%** |

Uang yang masuk ke laci tetap Rp10.000. Yang berbeda cuma cara menyebutnya. Dan karena harga jual selalu lebih besar dari modal, **markup selalu terdengar lebih besar dari margin** untuk untung yang sama persis.

<Warning>
  **Ini kesalahan yang paling sering terjadi.**

  Anda mau untung 30%, lalu modal Rp20.000 dikali 1,3. Harga jual jadi Rp26.000, untung Rp6.000.

  Tapi Rp6.000 dari harga jual Rp26.000 itu **23%**, bukan 30%. Anda mengira untung 30%, padahal kurang seperempat dari itu.

  Mengali modal dengan 1,3 memberi Anda markup 30%. Untuk margin 30%, caranya bukan dikali, tapi dibagi. Berikutnya kita lihat caranya.
</Warning>

### Cara aman: bagi, jangan kali

Kuncinya: **margin 30% itu bicara soal harga jual, bukan soal modal.**

Kalau 30% dari harga jual adalah untung Anda, berarti sisanya, 70%, adalah modal. Jadi modal Rp20.000 itu setara 70% dari harga jual yang Anda cari.

Tinggal dibalik: kalau Rp20.000 adalah 70%-nya, maka 100%-nya adalah Rp20.000 ÷ 0,7.

| Langkah                    | Hitungan       | Hasil        |
| -------------------------- | -------------- | ------------ |
| Berapa persen untuk modal? | 100% − 30%     | 70%          |
| Harga jual                 | Rp20.000 ÷ 0,7 | **Rp28.571** |
| Dibulatkan                 |                | **Rp28.600** |

Cek: untung Rp8.600 dari harga jual Rp28.600 = **30%**. Pas.

<Note>
  **Dari sinilah angka 1,43 itu datang.** Membagi dengan 0,7 sama saja dengan mengali 1,43, karena 1 ÷ 0,7 = 1,43. Jadi "modal dikali 1,43" cuma jalan pintas dari "modal dibagi 0,7". Dua-duanya hitungan yang sama.
</Note>

### Tabel pengali: pakai ini kalau tidak mau menghitung

Tiap target margin punya pengalinya sendiri, dan semuanya dibuat dengan cara yang sama seperti di atas. Kolom tengah menunjukkan asal angkanya, jadi Anda bisa mengeceknya sendiri:

| Target margin | Asal pengalinya | Modal dikali |
| ------------- | --------------- | ------------ |
| 10%           | 1 ÷ 0,90        | × 1,11       |
| 20%           | 1 ÷ 0,80        | × 1,25       |
| 30%           | 1 ÷ 0,70        | × 1,43       |
| 40%           | 1 ÷ 0,60        | × 1,67       |
| 50%           | 1 ÷ 0,50        | × 2,00       |
| 60%           | 1 ÷ 0,40        | × 2,50       |

Angka di kolom tengah selalu **100% dikurangi target margin Anda**. Target margin 40% → sisa 60% untuk modal → 1 ÷ 0,6 = 1,67.

<Tip>
  Contoh: modal Rp20.000, target margin 40% → Rp20.000 × 1,67 = **Rp33.400**, dibulatkan **Rp33.500**. Angka ini yang kita pakai di contoh-contoh berikutnya.
</Tip>

Bandingkan dengan kalau Anda mengali 1,4 untuk target 40%: hasilnya cuma Rp28.000. Selisih **Rp5.500 per barang**, hanya karena salah pakai cara hitung.

Kalau Anda sudah terbiasa memakai pengali tertentu, tabel ini menunjukkan margin aslinya:

| Kebiasaan Anda | Margin yang sebenarnya Anda dapat |
| -------------- | --------------------------------- |
| Modal × 1,2    | 16,7%                             |
| Modal × 1,3    | 23,1%                             |
| Modal × 1,5    | 33,3%                             |
| Modal × 2,0    | 50,0%                             |
| Modal × 3,0    | 66,7%                             |

<AccordionGroup>
  <Accordion title="Rumusnya, kalau Anda ingin menghitung sendiri">
    | Istilah                       | Rumus                                      |
    | ----------------------------- | ------------------------------------------ |
    | Markup                        | (Harga jual − HPP) ÷ **HPP** × 100%        |
    | Margin                        | (Harga jual − HPP) ÷ **Harga jual** × 100% |
    | Harga jual dari target margin | HPP ÷ (100% − target margin)               |
    | Harga jual dari target markup | HPP × (100% + target markup)               |
  </Accordion>
</AccordionGroup>

## Biaya yang sering lupa dihitung

Margin di atas kertas sering hilang di biaya-biaya ini. Hitung dulu sebelum menetapkan harga:

| Biaya                | Contoh besaran             | Sering terjadi di              |
| -------------------- | -------------------------- | ------------------------------ |
| Komisi marketplace   | 5–10% dari harga jual      | Shopee, Tokopedia, TikTok Shop |
| Biaya iklan          | 5–20% dari harga jual      | Semua channel online           |
| Subsidi ongkir       | Rp5.000–Rp15.000 per order | Toko online, Web Jualan        |
| Biaya pembayaran     | 0,7–2,9%                   | QRIS, kartu, e-wallet          |
| Packaging            | Rp1.000–Rp5.000            | Semua pengiriman               |
| Retur & barang rusak | 1–5%                       | Fashion, elektronik, F\&B      |

### Contoh hitungan lengkap

Produk dengan HPP Rp20.000 dijual Rp33.500 di marketplace:

| Keterangan            | Jumlah      |
| --------------------- | ----------- |
| Harga jual            | Rp33.500    |
| HPP                   | −Rp20.000   |
| Komisi marketplace 8% | −Rp2.680    |
| Iklan 10%             | −Rp3.350    |
| Packaging             | −Rp2.000    |
| **Untung bersih**     | **Rp5.470** |

Margin yang Anda kira 40% ternyata **16,3%**. Inilah kenapa harga untuk channel online biasanya perlu lebih tinggi daripada harga di toko.

<Info>
  Harga berbeda per channel itu wajar dan sehat. Yang tidak sehat adalah memakai satu harga untuk semua channel padahal biayanya berbeda jauh.
</Info>

## Kapan harga perlu ditinjau ulang

* **HPP naik.** Supplier menaikkan harga, tapi harga jual Anda masih yang lama. Margin terkikis diam-diam.
* **Margin di bawah target.** Bandingkan margin nyata dengan target Anda, per produk.
* **Mau kasih diskon.** Ketahui dulu batas bawahnya. Lihat [Batas bawah harga sebelum kasih diskon](/tutorial/hpp/batas-bawah-harga).

## Bagaimana Simplus bisa membantu

Anda tidak perlu menghitung margin satu per satu di spreadsheet. Simplus sudah punya HPP tiap produk, jadi begitu harga jual diisi, marginnya langsung kelihatan.

### Margin per produk dihitung otomatis

Buka **Laporan** → **Penjualan** → **Per Produk**. Untuk tiap SKU Anda melihat harga jual, HPP, dan margin berdampingan:

<Frame caption="Laporan Penjualan per Produk: harga jual, HPP, margin, dan untung dalam satu tabel.">
  <img src="https://mintcdn.com/simplus/uJP4UuEABN9Jxbux/images/hpp/laporan-margin-per-produk.png?fit=max&auto=format&n=uJP4UuEABN9Jxbux&q=85&s=238d403484d30bf3c36eb60fee40803f" alt="Laporan penjualan per produk dengan kolom HPP, margin, dan untung di Simplus" width="3015" height="1544" data-path="images/hpp/laporan-margin-per-produk.png" />
</Frame>

| Kolom           | Artinya                                                                           |
| --------------- | --------------------------------------------------------------------------------- |
| **Harga /unit** | Harga jual rata-rata yang benar-benar dibayar pelanggan pada periode ini          |
| **HPP /unit**   | Modal per unit, rata-rata periode ini. Klik angkanya untuk lihat lapisan biayanya |
| **Omzet**       | Harga jual × qty terjual                                                          |
| **Total HPP**   | HPP × qty terjual                                                                 |
| **Margin %**    | (Omzet − Total HPP) ÷ Omzet                                                       |
| **Untung**      | Omzet − Total HPP                                                                 |

Di bagian atas ada ringkasan **total untung kotor**, omzet, dan **margin rata-rata** seluruh produk. Itu angka pembanding cepat: produk yang margin-nya di bawah rata-rata layak ditinjau ulang harganya.

<Tip>
  Margin di laporan ini adalah margin kotor, baru memotong HPP, belum komisi marketplace, iklan, dan ongkir. Untuk channel online, potong lagi biaya-biaya tadi sebelum menyimpulkan produknya untung. Alat bantu untuk menghitung potongan channel ini <Badge color="orange" size="sm">Coming Soon</Badge>, untuk sekarang hitung manual seperti contoh di atas.
</Tip>

### Tingkatan harga mengubah margin secara langsung

[Tingkatan harga](/tutorial/produk/tingkatan-harga) menentukan harga jual mana yang dipakai saat transaksi, Retail, Member, dan (segera) Wholesale serta Grosir. Karena harga jual yang terpakai ikut menentukan omzet, dan omzet menentukan margin, **tiap tingkatan harga otomatis menghasilkan margin yang berbeda**.

Contoh produk dengan HPP Rp20.000:

| Tingkatan          | Harga jual | Untung per unit | Margin |
| ------------------ | ---------- | --------------- | ------ |
| Retail             | Rp33.500   | Rp13.500        | 40,3%  |
| Member             | Rp30.000   | Rp10.000        | 33,3%  |
| Wholesale/reseller | Rp26.000   | Rp6.000         | 23,1%  |

<Warning>
  Sebelum menetapkan harga member atau wholesale, cek dulu batas bawahnya. Diskon tingkatan harga bertumpuk dengan biaya channel, dan yang tersisa bisa jauh lebih tipis dari dugaan. Lihat [Batas bawah harga sebelum kasih diskon](/tutorial/hpp/batas-bawah-harga).
</Warning>

<Note>
  <Badge color="orange" size="sm">Coming Soon</Badge> Peringatan otomatis saat harga jual diisi di bawah HPP, pengisian harga jual langsung dari target margin atau markup, serta alat bantu penghitung potongan channel (komisi marketplace, iklan, ongkir), belum tersedia. Untuk sekarang, pakai [tabel pengali](#tabel-pengali-pakai-ini-kalau-tidak-mau-menghitung) di atas untuk menentukan angkanya, lalu isi harga jual secara manual di form produk.
</Note>

## Langkah berikutnya

<CardGroup cols={2}>
  <Card title="Produk terlaris belum tentu paling untung" icon="chart-mixed" href="/tutorial/hpp/margin-per-produk">
    Cari tahu produk mana yang benar-benar menghasilkan.
  </Card>

  <Card title="Batas bawah harga sebelum kasih diskon" icon="percent" href="/tutorial/hpp/batas-bawah-harga">
    Sampai berapa diskon masih aman diberikan.
  </Card>
</CardGroup>
